Berikut adalah yang membedakan proses pengerolan dingin (Cold Rolling) dan pengerolan panas (Hot Rolling)
Cold Rolling:
1. Proses untuk menghasilkan lembaran dan strip yang memiliki kualitas permukaan akhir yang lebih baik dan kesalahan dimensional yang lebih kecil
2. Proses ini dianggap sebagaipersoalan regangan bidang
3. Bahan baku berupa koil hasil pengerolan panas yang dibersihkan dengan asam hasil mesin strip-panas kontinu
4. Deformasi yang terjadi bersifat homogen
5. Koefesien gesekan bernilai tetap untuk semua titik pada lengkungan kontak. Nilai koefesien gesekan bervariasi dari 0.05-0.1
Hot Rolling
1. Proses untuk mereduksi ukuran ketebalan
2. Terjadi Proses pelunakan
3. Bahan baku berupa slab hasil steelmaking yang didahului oleh proses reheating
4. Deformasi yang terjadi tidak bersifat homogen
5. Koefesien gesekan tidak terdefinisi secara tepat, nilai koefesien gesekan > 0.2
Cold Rolling:
1. Proses untuk menghasilkan lembaran dan strip yang memiliki kualitas permukaan akhir yang lebih baik dan kesalahan dimensional yang lebih kecil
2. Proses ini dianggap sebagaipersoalan regangan bidang
3. Bahan baku berupa koil hasil pengerolan panas yang dibersihkan dengan asam hasil mesin strip-panas kontinu
4. Deformasi yang terjadi bersifat homogen
5. Koefesien gesekan bernilai tetap untuk semua titik pada lengkungan kontak. Nilai koefesien gesekan bervariasi dari 0.05-0.1
Hot Rolling
1. Proses untuk mereduksi ukuran ketebalan
2. Terjadi Proses pelunakan
3. Bahan baku berupa slab hasil steelmaking yang didahului oleh proses reheating
4. Deformasi yang terjadi tidak bersifat homogen
5. Koefesien gesekan tidak terdefinisi secara tepat, nilai koefesien gesekan > 0.2
No comments:
Post a Comment